Kelebihan Sedekah di Bulan Ramadhan07.04.14

sedekah1

Salah satu sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi teladan untuk lebih bersemangat dalam bersedekah di bulan Ramadhan adalah karena bersedekah di bulan ini lebih dahsyat dibanding sedekah di bulan lainnya. Diantara keutamaan sedekah di bulan Ramadhan adalah:

1. Puasa digabungkan dengan sedekah dan shalat malam sama dengan jaminan surga.

Puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah yang agung, bahkan pahala puasa tidak terbatas kelipatannya. Sebagaimana dikabarkan dalam sebuah hadits qudsi:

كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف قال عز و جل : إلا الصيام فإنه لي و أنا الذي أجزي به

“Setiap amal manusia akan diganjar kebaikan semisalnya sampai 700 kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.’” (HR. Muslim no.1151)

Dan sedekah, telah kita ketahui keutamaannya. Kemudian shalat malam, juga merupakan ibadah yang agung, jika didirikan di bulan Ramadhan dapat menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من قام رمضان إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه

“Orang yang shalat malam karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari no.37, 2009, Muslim, no. 759)

Ketiga amalan yang agung ini terkumpul di bulan Ramadhan dan jika semuanya dikerjakan balasannya adalah jaminan surga. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إن في الجنة غرفا يرى ظاهرها من باطنها وباطنها من ظاهرها أعدها الله لمن ألان الكلام وأطعم الطعام وتابع الصيام وصلى بالليل والناس نيام

“Sesungguhnya di surga terdapat ruangan-ruangan yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar. Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata baik, bersedekah makanan, berpuasa, dan shalat dikala kebanyakan manusia tidur.” (HR. At Tirmidzi no.1984, Ibnu Hibban di Al Majruhin 1/317, dihasankan Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/47, dihasankan Al Albani di Shahih At Targhib, 946)

2. Mendapatkan tambahan pahala puasa dari orang lain.

Kita telah mengetahui betapa besarnya pahala puasa Ramadhan. Bayangkan jika kita bisa menambah pahala puasa kita dengan pahala puasa orang lain, maka pahala yang kita raih lebih berlipat lagi. Subhanallah! Dan ini bisa terjadi dengan sedekah, yaitu dengan memberikan hidangan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من فطر صائما كان له مثل أجره ، غير أنه لا ينقص من أجر الصائم شيئا

“Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi no 807, ia berkata: “Hasan shahih”)

Padahal hidangan berbuka puasa sudah cukup dengan tiga butir kurma atau bahkan hanya segelas air, sesuatu yang mudah dan murah untuk diberikan kepada orang lain.

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يفطر على رطبات قبل أن يصلي فإن لم تكن رطبات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa dengan beberapa ruthab (kurma basah), jika tidak ada maka dengan beberapa tamr (kurma kering), jika tidak ada maka dengan beberapa teguk air.” (HR. At Tirmidzi, Ahmad, Abu Daud, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi, 696)

Betapa Allah Ta’ala sangat pemurah kepada hamba-Nya dengan membuka kesempatan menuai pahala begitu lebarnya di bulan yang penuh berkah ini.

3. Bersedekah di bulan Ramadhan lebih dimudahkan.

Salah satu keutamaan bersedekah di bulan Ramadhan adalah bahwa di bulan mulia ini, setiap orang lebih dimudahkan untuk berbuat amalan kebaikan, termasuk sedekah. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada dasarnya manusia mudah terpedaya godaan setan yang senantiasa mengajak manusia meninggalkan kebaikan, setan berkata:

فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

“Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus.” (Qs. Al A’raf: 16)

Sehingga manusia enggan dan berat untuk beramal. Namun di bulan Ramadhan ini Allah mudahkan hamba-Nya untuk berbuat kebaikan, sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة ، وغلقت أبواب النار ، وصفدت الشياطين

“Jika datang bulan Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari no.3277, Muslim no. 1079)

Dan pada realitanya kita melihat sendiri betapa suasana Ramadhan begitu berbedanya dengan bulan lain. Orang-orang bersemangat melakukan amalan kebaikan yang biasanya tidak ia lakukan di bulan-bulan lainnya. Subhanallah.

Adapun mengenai apa yang diyakini oleh sebagian orang, bahwa setiap amalan sunnah kebaikan di bulan Ramadhan diganjar pahala sebagaimana amalan wajib, dan amalan wajib diganjar dengan 70 kali lipat pahala ibadah wajib diluar bulan Ramadhan, keyakinan ini tidaklah benar. Karena yang mendasari keyakinan ini adalah hadits yang lemah, yaitu hadits:

يا أيها الناس قد أظلكم شهر عظيم ، شهر فيه ليلة خير من ألف شهر ، جعل الله صيامه فريضة ، و قيام ليله تطوعا ، و من تقرب فيه بخصلة من الخير كان كمن أدى فريضة فيما سواه ، و من أدى فريضة كان كمن أدى سبعين فريضة فيما سواه ، و هو شهر الصبر و الصبر ثوابه الجنة ، و شهر المواساة ، و شهر يزاد فيه رزق المؤمن ، و من فطر فيه صائما كان مغفرة لذنوبه ، و عتق رقبته من النار ، و كان له مثل أجره من غير أن ينتقص من أجره شيء قالوا : يا رسول الله ليس كلنا يجد ما يفطر الصائم ، قال : يعطي الله هذا الثواب من فطر صائما على مذقة لبن ، أو تمرة ، أو شربة من ماء ، و من أشبع صائما سقاه الله من الحوض شربة لايظمأ حتى يدخل الجنة ، و هو شهر أوله رحمة و وسطه مغفرة و آخره عتق من النار ،

“Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung dan penuh berkah. Di dalamnya terdapat satu malam yang nilai (ibadah) di dalamnya lebih baik dari 1000 bulan. Allah menjadikan puasa pada siang harinya sebagai sebuah kewajiban, dan menghidupkan malamnya sebagai perbuatan sunnah (tathawwu’). Barangsiapa (pada bulan itu) mendekatkan diri (kepada Allah) dengan satu kebaikan, ia seolah-olah mengerjakan satu ibadah wajib pada bulan yang lain. Barangsiapa yang mengerjakan satu perbuatan wajib, ia seolah-olah mengerjakan 70 kebaikan di bulan yang lain. Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran itu balasannya surga. Ia (juga) bulan tolong-menolong, di mana di dalamnya rezki seorang Mukmin bertambah (ditambah). Barangsiapa (pada bulan itu) memberikan buka kepada seorang yang berpuasa, maka itu menjadi maghfirah (pengampunan) atas dosa-dosanya, penyelamatnya dari api neraka dan ia memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa (itu) sedikitpun.” Kemudian para Sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, tidak semua dari kita memiliki makanan untuk diberikan sebagai buka orang yang berpuasa.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah memberikan pahala tersebut kepada orang yang memberikan buka dari sebutir kurma, atau satu teguk air atau susu. Ramadhan adalah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya maghfirah (ampunan) dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Al Baihaqi, Al Hakim, Ibnu Khuzaimah (no. 1887) dan Al Ash-habani dalam At Targhib (178). Hadits ini didhaifkan oleh para pakar hadits seperti Al Mundziri dalam Targhib Wat Tarhib (2/115), juga oleh Dhiya Al Maqdisi di Sunan Al Hakim (3/400), bahkan dikatakan oleh Al Albani hadits ini Munkar, dalam Silsilah Adh Dhaifah (871).

Ringkasnya, walaupun tidak terdapat kelipatan pahala 70 kali lipat pahala ibadah wajib di luar bulan Ramadhan, pada asalnya setiap amal kebaikan, baik di luar maupun di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan oleh Allah 10 sampai 700 kali lipat. Berdasarkan hadits:

‏إن الله كتب الحسنات والسيئات ثم بين ذلك فمن هم بحسنة فلم يعملها كتبها الله له عنده حسنة كاملة فإن هو هم بها فعملها كتبها الله له عنده عشر حسنات إلى سبع مائة ضعف إلى أضعاف كثيرة

“Sesungguhnya Allah mencatat setiap amal kebaikan dan amal keburukan.” Kemudian Rasulullah menjelaskan: “Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, namun tidak mengamalkannya, Allah mencatat baginya satu pahala kebaikan sempurna. Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, lalu mengamalkannya, Allah mencatat pahala baginya 10 sampai 700 kali lipat banyaknya.” (HR. Muslim no.1955)

Oleh karena itu, orang yang bersedekah di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya 10 sampai 700 kali lipat karena sedekah adalah amal kebaikan, kemudian berdasarkan Al A’raf ayat 16 khusus amalan sedekah dilipatkan-gandakan lagi sesuai kehendak Allah. Kemudian ditambah lagi mendapatkan berbagai keutamaan sedekah. Lalu jika ia mengiringi amalan sedekahnya dengan puasa dengan shalat malam, maka diberi baginya jaminan surga. Kemudian jika ia tidak terlupa untuk bersedekah memberi hidangan berbuka puasa bagi bagi orang yang berpuasa, maka pahala yang sudah dilipatgandakan tadi ditambah lagi dengan pahala orang yang diberi sedekah. Jika orang yang diberi hidangan berbuka puasa lebih dari satu maka pahala yang didapat lebih berlipat lagi.

Subhanallah…

Posted in Islam, Kewanganwith No Comments →

Kadar Bayaran Zakat Fitrah 201407.04.14

harga-zakat-fitrah-terkini-2014-1

Berikut adalah kadar zakat fitrah seluruh negeri di Malaysia bagi tahun 2014 bersamaan 1435 Hijrah seperti mana yang telah ditetapkan oleh Majlis Agama Islam Negeri

Umat Islam dinasihatkan supaya memastikan mereka membayar zakat fitrah kepada amil yang mempunyai kad kuasa dan resit bayaran yang dikeluarkan oleh Majlis Agama Islam Negeri

Sebaik-baiknya adalah menunaikan Zakat Fitrah di awal Ramadhan bagi membolehkan agihan kepada golongan yang layak disempurnakan sebelum menjelang Hari Raya

Lampiran kadar bayaran zakat fitrah yang disertakan ini adalah berdasarkan sumber rasmi dari Majlis Agama Islam di setiap negeri

Negeri Tahun 2014 (RM)
Perlis 6.50
Kedah 7.00
Pulau Pinang 7.00
Perak 7.00
Selangor 7.00
Negeri Sembilan 6.50
Melaka 6.70
Johor 8.00/5.00*
Pahang 7.00
Terengganu 7.60/7.00/4.50*
Kelantan 7.00
Sarawak 7.00
Sabah 7.00
(WP) Kuala Lumpur/Putrajaya/Labuan 7.00

* Perbezaan kadar bayaran zakat fitrah di negeri Johor dan Terengganu adalah berdasarkan harga, gred dan jenis beras yang dimakan

zakat-fitrah-negeri-johor-2014

Harga Fitrah RM 5.00
Umat Islam di Negeri Johor yang makan beras gred/jenis super tempatan 15% hancur (beras nasional) sahaja yang berharga RM1.80 sekilogram

Harga Fitrah RM 8.00

Umat Islam di Negeri Johor yang makan beras gred/jenis super tempatan 15% hancur (beras nasional) sahaja yang berharga RM1.80 sekilogram Umat Islam di Negeri Johor yang makan beras gred/jenis selain daripada beras super tempatan 15% hancur (Beras Nasional)

Posted in Islam, Kewanganwith No Comments →

Niat Puasa Ramadhan & Doa Berbuka Puasa06.30.14

Sama-sama kita ingat kembali lafaz niat puasa ramadhan jika terlupa.

Lafaz niat untuk sebulan :
niat puasa sebulan
Ertinya : Sahaja aku berpuasa keseluruhan bulan Ramadhan kerana Allah Ta’ala

Lafaz niat untuk harian :
niat puasa harian
Ertinya : Sahaja aku berpuasa esok hari menunaikan Fardhu Ramadhan tahun ini kerana Allah Ta’ala

Lafaz doa ketika hendak berbuka :
doa buka puasa
Ertinya : Ya Allah bagi Engkau aku berpuasa dan dengan Engkau beriman aku dengan rezeki Engkau aku berbuka dengan rahmat Engkau wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Lafaz doa selepas berbuka puasa :
doa lepas buka
Ertinya : Ya Allah! Kerana Engkau aku berbuka puasa dan kepada Engkau aku beriman dan atas rezeki dari Engkau aku berbuka puasa telah hilang dahaga sudah menjadi basah segala urat. Ya Allah! Aku minta diampuni dosaku dengan rahmat Engkau yang meliputi segala sesuatu.

Wallahualam.

Posted in Islamwith No Comments →

Dengar Al-Quran Online06.29.14

quran

Mendengar bacaan Al-Quran dengan baik dan tenang, dapat menghibur perasaan sedih, menenangkan jiwa yang gelisah dan melunakkan hati yang keras, serta mendatangkan petunjuk Allah SWT. Itulah yang dimaksudkan dengan rahmat Allah, yang diberikan kepada orang yang mendengarkan bacaan Al-Quran dengan baik. Demikian besar MUKJIZAT AL QURAN sebagai wahyu Ilahi yang tidak bosan-bosan orang membaca dan mendengarkannya.

Dengarkan baccan Al-Quran secara online dengan terjemahan Bahasa Melayu di http://dengaralquran.com

Posted in Islamwith No Comments →

Kelebihan Surah Al-Fatihah06.27.14

fatihah

Ada satu hadis yang begitu menarik menerangkan mengapa ulama mengajar kita membaca surah Al-Fatihah sebelum mula berdoa.

Rupanya mereka berpegang kepada nasihat Nabi s.a.w ini :

“Bergembiralah kamu dengan 2 cahaya yang tidak pernah diberikan kepada nabi-nabi sebelum kamu iaitu Surah Fatihah dan beberapa ayat akhir Surah Al-Baqarah. Sesiapa yang membacanya pasti akan dimakbulkan permintaannya”

Riwayat Muslim

Inilah kunci kepada segala amalan memohon.
Apa sahaja yang dipohon insyaAllahuta’ala pasti dan pasti akan dikabulkan.
Hanya masa sahaja yang kita tidak tahu bila Allah akan kabulkan.
Apa sahaja permohonan seperti :

* Memperolehi rezeki yang melimpah ruah,
* Memperolehi sihat tubuh badan
* Memperolehi ilmu yang bermanfaat..

Malah yang paling penting, permohonan kesejahteraan di dunia dan keselamatan di akhirat dengan memperolehi syurga sebagai kejayaan yang mutlak.

*************************************************
Untuk tahu bagaimana anda boleh membaca Al-Fatihah dengan betul boleh klik ke link ini : http://kliksini.net/fatihah/

Posted in Islamwith No Comments →

Ebook Percuma Fardhu Ain01.16.11

Ebook Percuma Fardhu Ain ini mengandungi hukum-hukum, penerangan detail Fardhu Ain yang seharusnya kita miliki sebagai simpanan dan rujukan. Walaupun perkara-perkara tersebut adalah perkara basic tetapi ramai juga antara kita yang terlupa . Tajuk-tajuk ebook ini seperti :

1-Taharah (Bersuci)
2-Jenis-Jenis bersuci.
3-Istinjak
4-Hukum Qada Hajat
5-Hikmah Bersuci
6-Najis dan jenis-jenisnya
7-Jenis-jenis Air
8-Wudhu
9-Tayamum
10-Mandi Wajib & Sunat
11-Takrif Solat
12-Rukun Solat
13-Sunat Hai’ah & Ab’adh
14-Solat Berjemaah
15-Masbuq
16-Istikhlaf
17-Sujud Sahwi
18-Sujud Sajadah-Tilawah

Klik di sini untuk download

Posted in Islamwith 2 Comments →

Selangor Pemudahkan Suami Berpoligami01.16.11

poligami
Kerajaan Selangor telah melonggarkan prosedur permohonan untuk berpoligami mulai tahun ini. Kalau sebelum ini isteri pertama mesti hadir di mahkamah bagi mendengar permohoan suaminya untuk berpoligami, tetapi kini mahkamah boleh dengan budi bicara hakim tidak memanggil isteri pertama bagi memberi keterangan.

Dengan prosedur baru ini, diharapkan tidak ada lagi rakyat Selangor yang mengambil tindakan kahwin lagi ke negara jiran. Kelonggaran ini boleh membantu mereka yang berhasrat untuk berkahwin lebih tanpa menyusahkan mana-mana pihak baik suami mahupun isteri.

Walau bagaimanapun bagi merealisasikan agenda poligami ini saya ingin berpesan kepada suami dan isteri.

Wahai suami, jika anda berhasrat hendak berkahwin lebih daripada satu, jangan bertindak membelakangkan isteri anda. Jangan kerana hendak berkahwin isteri muda anda sanggup menipu isteri yang pertama kali dalam hidup anda. Ertinya, beritahulah dia hasrat anda dengan baik.

Memang betul, dia akan membantah, dia akan menangis kerana dia sayangkan anda.

Tetapi percayalah kalau dia membantah, sedangkan dia tahu anda tetap hendak berkahwin, nescaya dia akan merelakan atas keikhlasan anda memberitahunya. Dia akan marah dan sedih tidak lebih daripada tiga bulan, tetapi kalau anda dapat memberi kebaikan yang sama kepadanya, segala duka nestapanya akan hilang.

Pendekatan ini lebih baik daripada anda merahsiakan perkahwinan anda yang kesannya anda akan mencuri masa untuk bersama isteri pertama atau kedua. Mahukah anda hidup seperti seorang pencuri, terhendap sana terhendap sini, takut isteri tahu.

Pada masa yang sama anda akan menipu isteri pertama, hendak metinglah, ada jumpa pelangganlah dan sebagainya, sedangkan anda tahu penipu itu adalah dosa besar. Apa kata, setelah beberapa lama berkahwin, tiba-tiba isteri anda mendapat tahu yang anda sudah ada isteri baru, kesannya anda akan berperang besar dengannya. Kalau sudah perang besar, tiga tahunpun belum tentu reda.

Jadi, mana yang anda hendak pilih, isteri marah hanya selama tiga bulan atau perang besar yang belum tentu reda selepas tiga tahun? Anda tentu bijak untuk memilih yang terbaik untuk anda dan keluarga anda.

Wahai isteri, kalau suami anda menyatakan hasrat untuk berkahwin satu lagi, jangan bimbang tentang kasih sayang kepada anda akan berbelah bahagi. Sebenarnya, kasih sayang dia kepada anda tetapi 100 peratus jika selama ini memang dia sayang anda seratus peratus. Tetapi ingat, kalau selama ini dia hanya memberi kasih sayang kepada anda hanya 70 peratus, mungkin selepas anda meredai perkahwinannya dia akan memberi kasih sayang 100 peratus kepada anda pula.

Kasih sayang suami banyak bergantung kepada sejauhmana kometmen anda kepada suami anda. Jika anda memberi persembahan yang baik kepadanya, makan minum yang dihidangkan, budi bahasa, pergaulan yang menceriakan tentulah semua pengikat kasih sayang yang berpanjangan. Jadi, kalau anda lihat suami seperti kurang saying kepada anda, cek semulalah kometmen anda kepadanya. Mungkin ada kelompangan di sana sini.

Baiki kekurangan itu dengan segera, nescaya kasih suami akan bertambah semula.
Ingatlah wahai isteri, kalau pun suami anda ada empat orang isteri, kasih sayang suami anda tetap tidak berubah jika kometmen anda tidak berubah. Suami boleh beri 100peratus kasih sayang kepada semua isterinya tanpa mengurangi mana-mana pihak jika semuanya memberi kometmen yang terbaik kepadanya. Malah suami mahu dan mengharapkan setiap kali pertemuan dengan isterinya itulah malam pertamanya.

Bayangkan kalau suami balik ke rumah anda, dan hari ini anda anggap sebagai hari pertama anda berkahwin tentu mesranya amat tinggi. Kalau itu yang anda boleh lakukan pasti kasih sayang 100 peratus adalah milik anda. Kalau begitu kenapa hendak sekat dia berkahwin dengan wanita lain, bukankah dengan itu anda boleh membantu kaum sejenis anda mendapat kasih sayang daripada orang yang anda sayang. Bayangkan betapa besarnya pahala anda ketika itu sedangkan kasih sayang suami anda tetap sama.

Selain itu wahai isteri, anda perlu sedar kelemahan anda. Sewaktu anda hanya berdua dengan suami anda sayanginya 100 peratus, tetapi setelah ada anak seorang sayang anda kepada suami anda sudah berkurangan dan dilebihkan kepada anak. Layanan kepada suami sudah berkurangan dan suami kadangan terpaksa membawa diri. Bayangkan kalau anak sudah sepuluh, tentu suami dilupakan langsung. Anda tidak boleh beri kasih sayang kepada suami anda 100 peratus seperti yang mampu diberi oleh suami anda walaupun ramai isteri.

Jika anda sedar kelemahan itu, ubahlah sikap segera. Berilah kometmen yang terbaik kepada suami jika anda sayang dan cinta kepadanya. Sesungguhnya suami anda seorang yang amat manja lalu dia hendak bermanja dengan anda dan dia mahu dimanjai. Inilah kunci kebahagiaan rumah tangga. Wallahu aklam

Komen Penulis: Ohhh Yessssssss!!!

Posted in Isu Semasawith No Comments →

Hukum Menerima Wang Haram Sumber Judi10.06.10

wang haram pulau pinang

Soalan: Dr Asri, sekarang ini heboh tentang hukum menerima sumbangan dari hasil haram. Saya pun baca kenyataan Dr Asri yang menyatakan tidak mengapa selagi traksaksi itu atas bantuan, bukan judi. Cumanya, masyarakat kita keliru, ada kata boleh dan ada kata sebaliknya. Jika haram, apa hukum pula kakitangan kerajaan yang menerima gaji dari kerajaan yang mempunyai pelbagai sumber termasuk hasil cukai judi dan arak? Bagaimana pula anak-anak yang mendapat wang dari bapa terlibat dengan wang haram seperti riba, rasuah dan seumpamanya? Bagaimana pula persatuan-persatuan yang mendapat bantuan dari syarikat atau bank yang mempunyai sumber haram seperti arak atau riba?

Mazlan, Pulau Pinang.

Jawapan Dr MAZA: Saudara Mazlan, perkara yang penting dalam traksaksi kewangan dan sebagainya, seseorang hendaklah tahu atas asas apa traksaksi itu dibuat. Maksudnya, dia mesti jelas wang atau barang yang diterimanya atas dasar apa. Jika yang diterimanya itu atas penjualan arak yang dia lakukan, atau judi yang dia terlibat atau riba yang berurusan dengannya, atau pelacuran yang terbabit maka ia haram. Jika ia terima atas jual beli, atau bayaran hutang, bantuan, atau pemberian atau hadiah yang dia tidak terbabit dengan urusan kegiatan haram, maka ia pada asalnya adalah halal. Sebagai pendetilannya, saya sebutkan beberapa perkara berikut;

1. Seseorang yang menerima wang dari pihak yang lain hendaklah memastikan atas traksaksi apa wang itu diterima. Adapun urusan sebelum itu, yang tidak membabitkan diri penerima, maka itu tidak pertanggungjawabkan kesalahan itu ke atas penerima tersebut.

Umpamanya, kakitangan kerajaan yang bekerja dalam urusan yang halal dan mendapat gaji, maka gaji itu halal. Sekalipun kemungkinan sumber kerajaan dalam membayar gaji itu diambil dari kegiatan yang haram seperti perjudian atau arak atau seumpamanya. Ini kerana urusan haram itu tidak membabitkan diri penerima gaji berkenaan dan gaji itu diterima atas kerjanya yang halal, bukan aktiviti yang haram.

2. Hal yang sama, jika seseorang berhutang kepada kita, lalu dia datang membayar dari hasil wang haram yang diperolehinya seperti menang loteri. Kita halal mengambil hutang kita sekalipun dia bayar dari wang loteri berkenaan. Ini kerana yang haram ialah pemindahan wang dari syarikat loteri kepada yang berhutang, iaitu atas asas judi. Sedangkan pemindahan wang tersebut kepada kita, atas asas membayar hutang, yang tiada kaitan dengan judi.

Begitu juga, jika pengurus bank riba, atau taukeh judi atau taukeh arak datang ke kedai kita dan membeli barang atau makanan, halal kita menerima wang yang mereka bayar. Ini kerana wang itu diterima atas dasar jual beli, bukan judi, atau riba atau arak. Kegiatan yang salah ditanggung dosanya oleh pelakunya, sedang yang menjual barang halal kepada mereka tidak terlibat.

3. Asas dalam hal ini disebut oleh al-Quran (maksudnya):

“dan tiadalah (kejahatan) yang diusahakan oleh sesuatu jiwa (seorang) melainkan dialah yang menanggung dosanya; dan seseorang yang boleh memikul tidak akan memikul dosa orang lain”. (Surah al-An’am, ayat 164)

4. Dalil yang menunjukkan kenyataan ini, ialah amalan Nabi s.a.w di mana baginda menerima pemberian wanita Yahudi di Khaibar yang menghadiahkan baginda kambing, baginda memakannya. Ini seperti yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim. Walaupun Yahudi terkenal dengan penipuan, riba dan rasuah tetapi baginda tetap menerima hadiah mereka.

Begitu juga –seperti riwayat al-Bukhari- baginda pernah menggadai baju besi kepada Yahudi dan mengambil gandum untuk keluarga baginda. Baginda juga menerima jemputan makan roti bali dan minyak yang sudah berubah baunya dari seorang yahudi. Ini seperti dalam riwayat al-Bukhari, Ahmad, al-Tirmizi dan lain-lain.

5. Rasulullah s.a.w tidak boleh memakan sedekah. Ini adalah hukum untuk baginda dan Ahlul Bait. Suatu hari Barirah bekas hamba ‘Aisyah telah mendapat sedekah daging. Apabila daging itu dihidangkan kepada Nabi s.a.w, lalu baginda diberitahu bahawa daging tersebut adalah sedekah kepada Barirah. Baginda menjawab:

“Untuk dia sedekah, untuk kita hadiah” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Maksudnya, daging itu disedekah kepada Barirah, kemudian Barirah menghadiahkan kepada Nabi s.a.w. Jika ia disedekah kepada Nabi s.a.w, baginda tidak boleh makan. Walaupun asalnya sedekah, tetapi baginda menerima dari Barirah atas asas hadiah, maka halal untuk baginda. Di sini menunjukkan yang diambil kira transaksi antara pemberi dan penerima, bukan yang sebelum itu.

6. Seorang lelaki bertanya kepada Abdulllah bin Mas’ud:

“Aku ada jiran yang memakan riba dan dia selalu menjemputku makan”. Jawab ‘Abdullah bin Mas’ud: “Engkau dapat makan, dosa ditanggung olehnya”. (Musannaf ‘Abd al-Razzaq, bil: 14675).

Dalam riwayat al-Baihaqi,

seseorang bertanya Ibn ‘Umar bahawa beliau ada jiran yang memakan riba atau mempunyai pekerjaan yang haram, kadang-kala dia jemput makan, bolehkah hadir?. Jawab Ibn ‘Umar: “Ya” (al-Sunan al-Kubra, bil: 11138).

7. Al-Syeikh al-‘Allamah Muhammad Solih ibn al-Uthaimin r.h pernah ditanya mengenai hukum nafkah yang diterima oleh isteri dan anak dari suami yang terlibat dengan bank riba, apakah mereka boleh mengambilnya. Beliau menjawab:

“Ambillah nafkah itu dari bapa kamu. Kamu mendapat kenikmatan, dia pula mendapat dosa. Ini kerana kamu mengambil nafkah tersebut secara berhak. Harta padanya, dan kamu tiada harta. Kamu mengambilkan dengan cara yang benar. Sekalipun kesalahan, balasan dan dosa ke atas bapa kamu, jangan kamu gusar. Nabi s.a.w pun menerima hadiah dari yahudi, memakan makanan yahudi, membeli dari yahudi sedangkan yahudi terkenal dengan riba dan harta haram, tetapi Rasulullah s.a.w memakannya dengan jalan yang halal. Maka, jika seseorang memilikinya dengan jalan yang halal, maka tidak mengapa” (http://www.estgama.net/estgama_mag/full.php?id=82).

8. Dr Yusuf al-Qaradawi ketika ditanya mengenai wang riba ke mana patut disalurkan, beliau menyebut antaranya:

“Sebenarnya, wang tersebut keji (haram) jika nisbah kepada orang mendapatkan secara tidak halal, tetapi ia baik (halal) untuk fakir miskin dan badan-badan kebajikan…(penyelesaiannya) disalurkan ke badan-badan kebajikan iaitu fakir miskin, anak-anak yatim, orang terputus perjalanan, institusi-institusi kebajikan islam, dakwah dan kemasyarakatan..” (al-Fatawa al-Mu’asarah 2/411, Beirut: Dar Ulil Nuha).

9. Namun diharamkan jika membabitkan kezaliman secara jelas kepada pihak lain (hak al-‘ibad) yang mana dengan kita mengambil, akan ada yang teraniaya tanpa rela, seperti harta curi dan rompakan. Sabda Nabi s.a.w:

“Allah tidak terima solat tanpa bersuci, dan sedekah dari pengkhianat” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Ini kerana penerimaan ini akan menyebabkan pihak yang sedang menuntut atau mencari hartanya yang dirampas atau dicuri terzalim. Melainkan pihak yang dizalimi itu redha. Jika dia menuntut, wajib dikembalikan kepadanya.

10. Walaupun harta atau pemberian dari harta yang haram itu boleh diambil, tetapi jika dengan pemberian itu menunjukkan secara jelas sikap bersekongkol dengan dosa maka ia diharamkan kerana redha dengan maksiat. Ini seperti seseorang membelanja makan dengan wang judi sempena kemenangan judinya. Atau dia mempromosi syarikat judi tersebut secara jelas dengan cara memberi bantuan, maka haram bersekongkol dengan kemaksiatan seperti itu.

11. Maka fakir miskin yang mendapat bantuan kerajaan atau pihak lain dari sumber yang asalnya haram, mereka HALAL menerimanya dan tidak perlu dikembalikan. Dengan syarat mereka tidak terlibat secara langsung dalam mempromosikan aktiviti haram seperti perjudian dan arak.

Sumber : http://drmaza.com

Posted in Isu Semasa, Kewanganwith No Comments →

Kaki Katak Dalam Mee Goreng Di Kopitiam06.22.10

mee goreng katak

KUALA LUMPUR 19 Mac – Sanggupkah anda menikmati hidangan mi goreng berlaukkan kaki katak seperti insiden yang menimpa seorang pelajar lelaki ketika dia sedang menjamu selera bersama ahli keluarganya di sebuah kopitiam di Bukit Tinggi, Klang baru-baru ini.

Dalam kejadian kira-kira pukul 8 malam pada 11 Mac lalu, Aliff Shanaz, 23, terkejut apabila mendapati terdapat kaki katak dalam menu mi goreng yang dinikmatinya selepas tiga kali dia menyuap hidangan itu.

Sejurus selepas kejadian itu, dia terus mengadu kepada juruwang di kopitiam berkenaan yang kemudiannya memaklumkan perkara itu kepada pengurus kedai makan tersebut.

Katanya, beberapa pekerja kopitiam berkenaan telah mengambil gambar kaki katak dalam hidangan mi goreng itu selepas dia bertegas tidak akan memulangkan hidangan tersebut.

“Pengurus itu cuba pujuk saya dengan berjanji untuk menggantikan menu lain dan tidak mengenakan bayaran ke atas hidangan tersebut.

“Saya rasa tidak berpuas hati kerana pengurus tersebut gagal memberi penjelasan bagaimana kaki katak berkenaan boleh dimasukkan dalam menu makanan yang saya pesan.

“Malah, saya turut meminta pengurus itu menandatangani laporan yang telah saya buat untuk tindakan selanjutnya, bagaimanapun dia menolak dengan alasan arahan daripada pihak atasan,” katanya di sini hari ini.

kaki katak

Aliff kemudian turut mengambil gambar hidangan itu sebelum dibungkus dan dibawa pulang sebagai bahan bukti.

Berikutan insiden itu, dia membuat aduan kepada Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi dan Kepenggunaan (KPDNKK), Jabatan Agama Islam Selangor serta satu laporan polis di Balai Polis Klang pada 14 Mac lalu.

Pelajar tersebut turut membuat satu aduan kepada Persatuan Pengguna Islam Malaysia (PPIM) pada petang semalam.

Katanya, tindakan itu dibuat kerana dia tidak mahu insiden yang sama menimpa umat Islam lain supaya berhati-hati sekiranya berkunjung ke kopitiam.

Dalam pada itu, Setiausaha Kerja PPIM, Datuk Nadzim Johan memberitahu, pihaknya menasihatkan orang ramai agar tidak mudah terpedaya dengan sijil halal yang digantung di kedai-kedai kopitiam.

“Pihak kami berharap kerajaan akan mengambil tindakan tegas terhadap pengusaha-pengusaha kopitiam yang masih berdegil memohon sijil halal bagi makanan dan minuman untuk dijual di premis mereka,” katanya ketika dihubungi Utusan Malaysia di sini hari ini.

Posted in Isu Semasa, Pemakananwith 3 Comments →

Ayat Al Quran Muncul Pada Tubuh Bayi Russia10.23.09

MOSCOW – Majlis Mufti Rusia kelmarin sebulat suara menyatakan bahawa ayat suci al-Quran yang muncul dua kali seminggu pada kulit Ali Yakubov iaitu seorang bayi lelaki berusia sembilan bulan di wilayah Dagestan, selatan Rusia merupakan amaran tuhan kepada semua penduduk Islam di Rusia dan Dagestan.

Menurut kenyataan majlis itu, mengikuti perintah Allah dan meninggalkan segala persengketaan, mewujudkan keamanan sesama umat Islam dan dengan jiran, membersihkan diri daripada dosa dan mula mengamalkan prinsip kejiranan selain bermaaf-maafan menyebabkan penduduk Islam di negara tersebut akan mendapat keampunan Allah.

Menurut beberapa laporan, ibu bapa Ali yang tinggal di bandar Kizlyar di wilayah Dagestan dan kalangan imam tempatan mendakwa ayat suci al-Quran itu muncul pada hari Isnin dan Jumaat sebelum hilang dan digantikan dengan ayat baru.

Salah satu ayat itu bermaksud: “Allah ialah Pencipta segala yang ada.”.

Apabila ayat suci seterusnya muncul, Ali tidak dapat tidur sepanjang malam dan mengalami demam dengan kepanasan badannya tidak dapat dikurangkan walaupun dengan menggunakan ubat-ubatan kuat.

Semasa dia dilahirkan, Ali didapati menghidap penyakit jantung dan berkaitan dengan otak tetapi dia sembuh sepenuhnya selepas ayat al-Quran mula muncul pada tubuhnya.

Posted in Islam, Kisah dan Tauladan, Videowith 3 Comments →